Pakar Militer Sebut Tentara Bayaran Asing Kini Pilih Perang untuk Rusia ketimbang Ukraina

Anton Suhartono
Pakar militer mengungkap tentara bayaran asing kini lebih tertarik membela Rusia ketimbang Ukraina (Foto: Reuters)

“Berapa jumlahnya, saya tidak tahu, karena tidak ada yang akan mengungkapnya. Secara umum, Serbia telah berperang di pihak kami sejak 2014, bahkan ada unit penembak runduk," ujarnya.

Informasi lain yang didapatnya, tentara reguler Afghanistan yang pernah dilatih Amerika Serikat (AS) melawan Taliban dan hijrah ke Eropa dan kini bergabung ke beberapa perusahaan militer swasta Rusia, termasuk Wagner Group.

Menurut pakar, ada beberapa motivasi tentara itu mau berjuang untuk Rusia, salah satunya adalah jaminan mendapat kewarganegaraan.

“Sekitar 3.500 orang asing berperang di pihak Ukraina. Tapi begitu Ukraina menderita kekalahan besar di Donbass, dekat Artemivsk, Vuhledar, di Soledar, mereka secara besar-besaran mulai memutus kontrak dan pergi," tutur Matviychuk.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Rusia Sebut Amerika Serang Venezuela Bukan karena Narkoba, tapi Minyak

Internasional
5 hari lalu

Pesan Tahun Baru, Zelensky Tegaskan Tak Akan Menyerah Lawan Rusia

Internasional
6 hari lalu

Pidato Tahun Baru, Putin Sebut Rusia Akan Menangkan Perang di Ukraina

Internasional
6 hari lalu

Meriahnya Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Berbagai Negara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal