Di Quetta, ibu kota provinsi, dampak konflik terlihat dari kendaraan yang hangus di sebuah kantor polisi, pintu-pintu berlubang akibat tembakan, serta jalan-jalan yang ditutup garis polisi. Aparat keamanan memperketat patroli dan membatasi pergerakan warga.
Pejabat keamanan menyebut serangan dilakukan hampir bersamaan di Quetta, Gwadar, Mastung, dan Noshki. Kelompok bersenjata menyerang instalasi keamanan, termasuk markas Frontier Corps, mencoba melakukan bom bunuh diri, serta sempat memblokade jalan di kawasan perkotaan sebelum dilakukan operasi balasan besar-besaran.
Balochistan, provinsi terbesar sekaligus termiskin di Pakistan, telah lama dilanda pemberontakan etnis Baloch yang menuntut otonomi lebih besar dan pembagian hasil sumber daya alam yang lebih adil.
Militer Pakistan menuding serangan dilakukan oleh 'militan yang disponsori India'. Tuduhan itu dibantah New Delhi. Juru bicara Kementerian Luar Negeri India Randhir Jaiswal menyatakan tudingan tersebut tidak berdasar dan meminta Islamabad fokus menyelesaikan persoalan internalnya.