Pakta Pertahanan Makkah Mulai Bergerak, 3 Negara Bahas Intelijen hingga Industri Senjata

Anton Suhartono
Pakta Pertahanan Makkah yang diteken Arab Saudi, Turki, dan Pakistan, mulai memasuki tahap operasional (Foto: AP)

Dengan demikian, pakta tersebut tidak hanya diarahkan untuk membangun koordinasi menghadapi ancaman, tetapi juga memperkuat fondasi teknologi dan industri pertahanan ketiga negara.

Mekanisme Pertahanan Kolektif

Pakta Pertahanan Makkah ditandatangani Turki, Arab Saudi, dan Pakistan di Makkah pada 7 Agustus 2026. Kesepakatan tersebut menetapkan prinsip pertahanan kolektif, yakni serangan bersenjata terhadap salah satu anggota dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.

Mekanisme tersebut membuat ketiga negara memiliki komitmen untuk memperkuat kemampuan pencegahan bersama. Namun, Pakistan sebelumnya menegaskan bahwa kesepakatan itu bersifat defensif dan tidak ditujukan kepada negara tertentu.

Turki, Arab Saudi, dan Pakistan kini mulai membangun struktur yang diperlukan agar kesepakatan tersebut dapat berjalan secara efektif. Pembahasan mengenai intelijen, latihan militer, standardisasi, serta industri pertahanan menjadi indikasi bahwa Pakta Pertahanan Makkah mulai bergerak dari kesepakatan politik menuju kerja sama keamanan yang lebih terstruktur.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Eks Menpora Dito Ungkap Jokowi dan Pemerintah Saudi Bahas Haji saat Makan Siang

1 hari lalu

Konflik Memanas, Arab Saudi Desak Iran Kendalikan Kelompok Houthi Yaman

1 hari lalu

Panas! Kelompok Houthi Yaman Serang 3 Kota Arab Saudi

1 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Bikin Sejumlah Negara Resah, Erdogan: Mereka Diam-Diam Menentang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal