Palang Merah Internasional Menuju Mariupol tapi Tak Diizinkan Bawa Bantuan Kemanusiaan

Umaya Khusniah
Tim Komite Palang Merah Internasional (ICRC)  tengah menuju Mariupol, Ukraina tanpa membawa bantuan kemanusiaan.(Foto: Pavlo Gonchar / Sipa via Reuters)

MARIUPOL, iNews.id - Tim Komite Palang Merah Internasional (ICRC)  tengah menuju Mariupol, Ukraina tanpa membawa bantuan kemanusiaan. Kedatangan mereka untuk memimpin puluhan bus dan kendaraan pribadi warga sipil keluar dari Mariupol. 

ICRC mengirim staf ke kota pelabuhan Mariupol yang terkepung. Dengan kedatangan mereka, diharapkan evakuasi ribuan warga sipil dapat dimulai pada Jumat (1/4/2022). 

Kota Mariupol telah dikepung sejak hari-hari awal invasi Rusia ke Ukraina, 24 Februari lalu. Upaya Palang Merah sebelumnya untuk mengaksesnya pada awal Maret gagal karena rute tersebut ditemukan tidak aman dan konflik berlanjut.

"Kami memiliki izin untuk pindah hari ini dan kami sedang dalam perjalanan ke Mariupol. Kami berharap (operasi jalur aman) akan dimulai hari ini," kata juru bicara ICRC, Ewan Watson.

Tim Palang Merah yang terdiri atas tiga mobil yang membawa 9 anggota staf. Mereka memimpin konvoi sekitar 54 bus Ukraina dan sejumlah kendaraan pribadi ke luar kota. Ada 170.000 orang hidup tanpa listrik dan memiliki makanan terbatas.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Putin Sindir Negara Barat yang Yakin Ukraina Akan Menang Perang: Tunggu Saja!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal