TEPI BARAT, iNews.id - Palestina, Sabtu (25/4/2026), menggelar pemilihan umum (pemilu) daerah untuk pertama kalinya sejak 20 tahun. Pemilu digelar di seluruh wilayah, termasuk Jalur Gaza. Ribuan warga Gaza pergi ke tempat-tempat pemungutan suara untuk memberikan suara.
Warga Palestina memberikan suara dalam pemilu memilih perwakilan dewan kota dan desa untuk masa jabatan 4 tahun.
Pemerintah Otoritas Palestina yang berbasis di Tepi Barat berharap bisa meraup suara signifikan di Gaza, wilayah yang dikuasai Hamas sejak 2007.
Ironisnya, jika di Tepi Barat pemilu digelar di seluruh kota, maka di Gaza hanya di Deir Al Balah, wilayah yang relatif dikuasai Fatah, faksi rival Hamas yang menguasai Pemerintah Otoritas Palestina. Dimasukkannya Kota Deir Al Balah dianggap bisa membantu memperkuat klaim Pemerintah Otoritas Palestina atas wilayah kantong yang porak-poranda akibat serangan Israel itu.
Di kota-kota Tepi Barat, seperti Ramallah, Al Bireh, dan Nablus, spanduk menampilkan kandidat berjejer di jalan-jalan, termasuk desa-desa, poster kandidat telah dipasang di ruang publik.