Palestina Kecam Penangkapan Gubernur Yerusalem oleh Israel

Anton Suhartono
Adnan Gheith (tengah) dibawa ke pengadilan Israel (Foto: AFP)

RAMALLAH, iNews.id - Pemerintah Otoritas Palestina mengutuk penangkapan Gubernur Yerusalem Adnan Gheith oleh pasukan Israel pada Sabtu (24/11/2018) malam.

Penangkapan ini dinilai sebagai upaya Israel untuk terus menggerogoti wilayah pendudukan dan kepemimpinan Palestina di Yerusalem.

"Penangkapan gubernur merupakan bagian dari kebijakan lanjutan (Israel) yang menargetkan daerah pendudukan, warganya, dan seluruh tempat suci," kata juru bicara pemerintah, Yousuf Al Mahmoud, dalam pernyataannya, dikutip dari Anadolu, Senin (26/11/2018).

Tentara Israel lebih dulu menggeledah rumah Gheith di Yerusalem timur sebelum menahannya. Ini merupakan penangkapan Gheith yang kedua sejak Oktober lalu. Namun saat itu dia hanya ditahan dua hari.

Israel juga tak menjelaskan secara detail alasan penahanan Gheith. Namun diduga terkait dengan penangkapan seorang warga Amerika Serikat (AS) keturunan Palestina yang menjual tanahnya ke pemukim Yahudi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Tolak Permintaan Trump Ampuni Netanyahu, Presiden Israel: Kami Negara Berdaulat

Internasional
11 jam lalu

Diam-Diam, Hamas Hubungi Pemerintah Indonesia soal Pengiriman Pasukan ke Gaza

Internasional
12 jam lalu

Trump Sebut Presiden Israel Tak Mau Ampuni Netanyahu karena Takut Kehilangan Jabatan

Internasional
14 jam lalu

Trump Akan Umumkan Rekonstruksi dan Pengiriman Pasukan ke Gaza Pekan Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal