Palestina Tegaskan Tak Terima Usulan Perdamaian Timur Tengah dari AS

Anton Suhartono
Presiden Palestina Mahmoud Abbas (Foto: AFP)

Abbas melanjutkan, pertemuan di Ramalah ini harus menghasilkan keputusan untuk menentukan arah perjuangan Palestina ke depannya.

Pernyataan Abbas tersebut merupakan penegasan dari kecaman yang pernah disampaikan sebelumnya. Abbas mengatakan, AS bukan lagi mediator damai Timur Tengah karena telah berpihak kepada Israel. Untuk itu, Palestina akan mencari mediator negara lainnya. Peluang terbesar adalah negara Eropa.

 

Palestina Tegaskan Tak Terima Usulan Perdamaian Timur Tengah dari AS

RAMALAH, iNews.id – Presiden Palestina Mahmoud Abbas menegaskan penolakannya atas rencana perdamaian Timur Tengah yang digagas Amerika Serikat pascapengakuan sepihak Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Hal itu disampaikan Abbas saat membuka pertemuan membahas respons Palestina atas pengakuan sepihak AS, Minggu 14  Januari 2018, di Ramalah. Pertemuan yang dihadiri oleh para perwakilan organisasi perlawanan Palestina itu digelar hingga hari ini.

“Kami mengatakan ‘tidak’ untuk Trump. Kami tak akan menerima proyek Anda. (Proyek) kesepakatan damai itu merupakan tamparan di abad ini dan kami tak akan menerimanya,” kata Abbas, merujuk pada proyek perdamaian Palestina-Israel versi AS yang disebut dengan ‘ultimate deal’, dikutip dari AFP, Senin (15/1/2018).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Buletin
5 jam lalu

Cole Tomas Alle Pelaku Penembakan Acara Trump Ternyata Peraih Gelar Master Ilmu Komputer

Internasional
6 jam lalu

Sosok Cole Allen Pelaku Penembakan Acara Trump, Lulusan S2 Ilmu Komputer yang Jadi Guru

Nasional
15 jam lalu

Penembakan di Acara Trump, Gedung Putih: Pelaku Ingin Bunuh Presiden dan Pejabat Lain

Internasional
11 jam lalu

Pelaku Penembakan di Acara Trump Ingin Incar Para Pejabat AS, Motif Masih Misterius

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal