Panen Zaitun Berujung Kekerasan, Pemukim Israel Serang Petani Palestina di Tepi Barat

Anton Suhartono
Musim panen zaitun di Tepi Barat, Palestina, diwarnai aksi kekerasan oleh pemukim ilegal Israel (Foto: AP)

Upacara tersebut dihadiri Konsul Jenderal Prancis dan Belgia, seorang perwakilan Polandia yang namanya tidak diungkapkan, serta Wali Kota Saint-Pierre, Christian Ravain.

Khourieh mengecam serangan tersebut sebagai pelanggaran nyata terhadap kesucian tugas diplomatik dan kemanusiaan. Dia juga menyoroti pembatasan yang terus diberlakukan terhadap petani Palestina.

Sumber Penghidupan Petani Terancam

Zaitun merupakan komoditas penting bagi masyarakat Palestina di Tepi Barat. Hasil panennya menjadi sumber pendapatan utama bagi ribuan keluarga, sehingga gangguan terhadap kegiatan panen dapat berdampak langsung pada kehidupan ekonomi mereka.

Serangan pemukim ilegal Israel terhadap warga Palestina dan lahan pertanian mereka dilaporkan meningkat selama musim panen yang dimulai pada awal Oktober.

Aksi kekerasan tersebut menambah risiko yang dihadapi petani ketika mengakses dan mengelola lahan mereka. Selain ancaman keselamatan fisik, serangan juga berpotensi menghambat proses panen yang menjadi penopang penghidupan masyarakat.

Dalam sejumlah insiden, pemukim Israel menyerang warga Palestina dan lahan mereka di bawah pengawalan tentara Israel. Namun, laporan mengenai insiden di Taybeh belum merinci tindakan aparat selama serangan terhadap petani dan delegasi diplomatik berlangsung.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
11 jam lalu

Akar Konflik Netanyahu dan Eks Bos Intelijen Israel hingga Berujung Gugatan

12 jam lalu

Ngeri! Wali Kota di Prancis Jadi Korban Serangan Pemukim Israel di Tepi Barat

15 jam lalu

Makin Brutal! Pemukim Ilegal Israel Serang Diplomat Eropa di Tepi Barat, Pecahkan Kaca Mobil

2 hari lalu

China Tegaskan Dukung Palestina, Desak Israel Setop Caplok Tepi Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal