Setelah Gaza, Israel Usir dan Rampas Rumah Warga Palestina di Tepi Barat

Anton Suhartono
Lembaga HAM Israel, B’Tselem, memperingatkan eskalasi pembersihan etnis terhadap warga Palestina di Tepi Barat (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Lembaga hak asasi manusia (HAM) Israel, B’Tselem, memperingatkan eskalasi pembersihan etnis di Tepi Barat, dilakukan pemukim ilegal Yahudi yang didukung pasukan Zionis. Para pemukim Israel tersebut berusaha mengusir keluarga-keluarga Palestina dari rumah serta merampas properti mereka di Kota Qusra, Nablus.

Menurut B’Tselem, dalam beberapa hari terakhir, para pemukim Israel mendirikan pos terdepan ilegal di halaman dua rumah warga Palestina di pinggiran Qusra. Tujuanny, memaksa keluarga-keluarga tersebut pergi, kemudian mengambil alih rumah mereka.

Di saat bersamaan, tak ada upaya dari militer Israel tidak mencegah para pemukim tersebut, apalagi melindungi keluarga-keluarga itu.

Direktur Eksekutif B’Tselem Yuli Novak mengatakan, perkembangan situasi di Qusra bukan insiden yang berdiri sendiri.

Dia menuduh milisi pemukim Yahudi, dengan dukungan militer Israel, meningkatkan serangan terhadap kota dan desa Palestina, merampas tanah, menyerang rumah-rumah, sampai para korban meninggalkan rumah mereka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Viral Warga Israel Disebut Bisa Masuk ke RI dan Tinggal di Bali, Ini Kata Imigrasi

22 jam lalu

Trump Dievakuasi dari Pesawat Air Force One Setelah Israel Peringatkan Serangan Rudal Iran

24 jam lalu

Suriah Kutuk Kolombia yang Akui Dataran Tinggi Golan Milik Israel

1 hari lalu

Kolombia Akui Dataran Tinggi Golan Suriah Milik Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal