Menurutnya, persoalannya bukan menciptakan lebih banyak pahlawan karena para pahlawan sudah ada di tengah masyarakat. Yang lebih penting adalah bagaimana pengalaman dan keahlian mereka dihargai setelah meninggalkan dunia militer.
"Itu bukan tentang menciptakan banyak pahlawan, karena mereka sudah ada di antara kita. Ini tentang menghargai pengalaman dan keahlian mereka," ujar Pangeran Harry.
Harry yang pernah bertugas di Angkatan Darat Inggris juga menilai banyak keterampilan yang dimiliki personel militer belum dimanfaatkan secara maksimal ketika mereka memasuki kehidupan sipil.
Ia bahkan mengaku tengah mempertimbangkan sebuah solusi komersial yang dapat membantu para mantan anggota militer mendapatkan penghargaan yang lebih layak atas kemampuan mereka.
Harry ingin pendekatan tersebut tidak sekadar mengandalkan kontribusi sukarela dari para veteran, tetapi memberikan nilai ekonomi atas pengalaman dan keahlian yang mereka miliki.