Syekh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) (61) terpilih menjadi presiden Uni Emirat Arab (UEA). (Foto: Reuters)
Umaya Khusniah

DUBAI, iNews.id - Syekh Mohammed bin Zayed Al Nahyan (MBZ) (61) terpilih menjadi presiden Uni Emirat Arab (UEA). Dia dipilih menjadi presiden UEA sehari setelah kematian Syekh Khalifa.

Keputusan ini disampaikan pada Sabtu (14/5/2022). Dilansir dari Kantor berita WAM yang dikelola negara, selama bertahun-tahun, MBZ bekerja di belakang layar saat saudara tirinya, Syekh Khalifa absen akibat masalah kesehatan.

"Kami mengucapkan selamat kepadanya. Kami berjanji setia kepadanya," kata penguasa Dubai, Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum di Twitter setelah pemungutan suara. 

Sejak menjadi negara merdeka pada 1971, negara ini telah mengalami tiga kali peralihan kekuasaan.

Pascameningglnya Syekh Khalifa, Pangeran MBZ memang digadang-gadang menjadi presiden baru UEA. Hingga saat ini, belum beredar kabar, siapa yang akan menjadi putra mahkota UEA. 

MBZ bukan nama yang terdengar asing di Indonesia. Namanya bahkan dijadikan nama jalan tol layang MBZ di tengah tol Jakarta-Cikampek. Tol MBZ dikenal sebagai tol layang terpanjang di Indonesia dan jalan tol bertingkat (double decker motorway) pertama di Indonesia.

UEA menetapkan masa berkabung selama tiga hari tas kematian Syekh Khalifa. Bisnis di seluruh negeri tutup dan pertunjukan dihentikan untuk menghormati mendiang Syekh Khalifa. 

Papan reklame elektronik menampilkan gambar mendiang syekh di Dubai pada Jumat malam. Bendera juga dikibarkan setengah tiang.


Editor : Umaya Khusniah

BERITA TERKAIT