Pangkalan Pasukan Koalisi AS di Irak kembali Dihantam Serangan Rudal Milisi Jihadis

Arif Budiwinarto
Kebakaran yang disebabkan serangan rudal milisi ke pangkalan militer tentara koalisi Amerika Serikat di Erbil, Irak. (foto: RuptlyTV)

Al-Kadhimi telah menyampaikan pada diplomat 25 negara bahwa pemerintahannya akan melindungi fasilitas mereka dari serangan milisi.

Dia mengatakan serangan terbaru dilakukan untuk mempermalukan pemerintah dan mencegah ketertiban terhadap milisi yang tidak dapat diatur, serta mengisolasi Irak dari komunitas internasional.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Irak, Fuad Hussein mengatakan AS telah mempertimbangkan untuk menarik kedutaan besarnya dari Baghdad menyusul situasi keamanan yang semakin buruk.

Langkah tersebut diambil setelah media Irak memperingatkan ancaman dari milisi Syiah yang diduga berencana menyerang zona hijau di Baghdad tengah, lokasi kompleks kedutaan besar AS seperti yang pernah terjadi pada Oktober 2019.

Sebelumnya, serangan serupa terjadi pada tengah pekan kemarin yang menewaskan 6 penduduk sipil setelah rudal nyasar ke permukiman warga. 

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
2 hari lalu

Terungkap! Iran Gempur Kantor Misi Diplomatik AS di Irak 600 Kali, Kerugian Tembus Rp2,8 Triliun

3 hari lalu

Iran Gempur Kantor-Kantor Diplomatik AS di Timur Tengah, Nilai Kerusakan Capai Rp3,3 Triliun

6 hari lalu

Arab Saudi Tutup Pipa Minyak Strategis usai Serangan Drone dari Irak

8 hari lalu

Drone dari Irak Serang Pipa Minyak Saudi, PM Ali Al Zaidi Pecat Komandan Militer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal