Para Diplomat Mogok Kerja, Kedubes dan Konsulat Israel di Seluruh Dunia Tutup

Anton Suhartono
Kantor kedubes dan konsulat Israel di seluruh dunia tutup (Foto: AFP)

Diplomat Israel telah lama mengeluhkan gaji rendah dan kondisi kerja yang buruk. Setiap beberapa tahun mereka memberlakukan sanksi terhadap pekerja, yang biasanya diikuti dengan aksi mogok massal.

Bahkan, pada Januari 2011, mereka menggagalkan rencana kunjungan Presiden Rusia Dmitry Medvedev ke Israel. Selain gaji, kementerian telah berjuang memangkas anggaran secara besar-besaran.

Pada September, Kemlu Israel dipaksa membatalkan sebagian besar kegiatan diplomatik di seluruh dunia karena kurangnya dana. Instruksi itu disampaikan akuntan kementerian dengan alasan defisit besar dalam anggaran.

Kegiatan yang ditangguhkan termasuk perjalanan kerja luar negeri para diplomat, perumusan inisiatif dan perjanjian diplomatik baru, menampung delegasi diplomat asing dan jurnalis di Yerusalem, renovasi dan pemeliharaan kantor pusat kementerian, dan lainnya.

Saat ini Israel memiliki 69 kedubes, 23 konsulat, serta lima kantor misi khusus termasuk perwakilan di Amerika Serikat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
32 menit lalu

Tolak Permintaan Trump Ampuni Netanyahu, Presiden Israel: Kami Negara Berdaulat

Internasional
4 jam lalu

Diam-Diam, Hamas Hubungi Pemerintah Indonesia soal Pengiriman Pasukan ke Gaza

Internasional
5 jam lalu

Trump Sebut Presiden Israel Tak Mau Ampuni Netanyahu karena Takut Kehilangan Jabatan

Internasional
7 jam lalu

Trump Akan Umumkan Rekonstruksi dan Pengiriman Pasukan ke Gaza Pekan Depan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal