Iran juga menegaskan akan tetap membatasi lalu lintas di Selat Hormuz. Setiap upaya pembukaan jalur tersebut secara paksa oleh AS disebut sebagai tindakan “bunuh diri” yang dapat memicu eskalasi konflik lebih luas.
Sementara itu, konflik kian meluas setelah kelompok Houthi dari Yaman mulai terlibat langsung dalam perang melawan AS-Israel. Kelompok tersebut menembakkan rudal ke wilayah Israel pada Sabtu pagi waktu setempat.
Militer Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi rudal diluncurkan dari arah Yaman menuju wilayah selatan Israel. Sirene serangan udara pun diaktifkan di sejumlah kota seperti Dimona, Beersheba, dan Eilat.
Serangan ini terjadi hanya beberapa jam setelah Houthi memperingatkan kemungkinan intervensi militer langsung jika perairan Laut Merah digunakan oleh AS-Israel untuk menyerang Iran, menandai potensi meluasnya konflik di kawasan.