TEL AVIV, iNews.id - Para perwira senior militer Israel dikabarkan sudah lelah dengan kemungkinan konflik baru yang dinilai tidak memiliki alasan keamanan yang jelas. Mereka menegaskan tidak ingin militer Israel kembali terseret ke dalam perang baru, terutama jika langkah tersebut berkaitan dengan kepentingan politik Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Kekhawatiran para jenderal itu muncul karena Netanyahu diduga berupaya meningkatkan kembali eskalasi di Jalur Gaza menjelang pemilihan umum parlemen Israel yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober mendatang.
Surat kabar Israel, Maariv, yang mengutip keterangan pejabat senior militer, melaporkan bahwa Netanyahu diduga tidak ingin konflik yang sedang berlangsung segera berakhir. Karena itu, muncul kekhawatiran dia dapat memerintahkan serangan besar-besaran kembali ke Gaza menjelang pemilu.
Para pejabat militer menilai pertimbangan politik berisiko memengaruhi keputusan mengenai operasi militer Israel. Mereka pun memperingatkan agar militer tidak digunakan untuk kepentingan politik dalam negeri.
"Kami tidak akan terlibat dalam perang baru yang tidak perlu," kata para pejabat militer kepada Maariv, dikutip Minggu (23/8/2026).