Parah! Ada Narkoba dalam Bantuan AS untuk Warga Gaza

Anton Suhartono
Otoritas Gaza menemukan obat-obatan terlarang dalam bantuan yang diberikan AS dan Israel untuk warga (Foto: AP)

GAZA, iNews.id - Otoritas Gaza menemukan obat-obatan terlarang atau narkoba dalam bantuan yang diberikan Yayasan Kemanusiaan Gaza (GHF) yang dijalankan oleh Pemerintah Amerika Serikat (AS) dan Israel. Pil itu ditemukan dalam kantong tepung, bagian dari paket bantuan yang dikirim AS untuk Gaza.

Kantor media pemerintah Gaza menyatakan, obat yang dimaksud adalah oxycodone yang fungsi utamanya adalah penghilang nyeri atau rasa sakit. Pl ditemukan oleh warga Palestina dalam kantong tepung yang mereka terima dari pusat pendistribusian bantuan yang dikelola GHF.

Badan penaggulangan narkoba AS DEA menyebut oxycodone sebagai analgesik narkotika semi-sintetik. Obat ini sering disalahgunakan di kalangan pecandu narkotika.

"Ada kemungkinan pil-pil ini sengaja digiling atau dilarutkan dalam tepung, serangan langsung terhadap kesehatan masyarakat," bunyi pernyataan kantor media Gaza, seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (28/6/2025)

Kantor media menuduh Israel bertanggung jawab sepenuhnya atas kejahatan keji ini yang bertujuan menyebarkan kecanduan dan menghancurkan tatanan sosial Palestina dari dalam.

"Ini adalah bagian dari genosida Israel yang sedang berlangsung terhadap warga Palestina," katanya, seraya menegaskan penggunaan narkoba oleh Israel sebagai "senjata" dalam perang menjijikan terhadap warga sipil.

Data Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza menyebutkan, sedikitnya 549 warga tewas dan lebih dari 4.000 lainnya luka akibat serangan Israel di pusat-pusat bantuan dan lokasi truk makanan PBB sejak 27 Mei.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
52 menit lalu

Libatkan Ribuan Tenaga Medis, Global Sumud Flotilla Akan Bergerak ke Gaza dari Laut dan Darat

Internasional
1 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
1 jam lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Internasional
2 jam lalu

Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal