Parah! AS Paksa Malaysia Labeli Hamas sebagai Organisasi Teroris

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, memberikan keterangan pers di Istana Presiden Singapura, seusai bertemu Perdana Menteri Singapura, Senin (30/10/2023). (Foto: Reuters)

Pada 7 Oktober lalu, para pejuang Palestina dari kelompok Hamas melancarkan serangan roket besar-besaran terhadap Israel dari Jalur Gaza. Mereka menghabisi dan menculik orang-orang Israel di beberapa kota Palestina yang diduduki zionis. 

Militer Israel lalu melancarkan serangan balasan dan memerintahkan blokade total terhadap Jalur Gaza—wilayah kantong Palestina yang menjadi rumah bagi lebih dari 2 juta orang. 

Israel juga memutus pasokan air, makanan, dan bahan bakar. Blokade kemudian dilonggarkan untuk memungkinkan truk-truk berisi bantuan kemanusiaan masuk ke Jalur Gaza. Eskalasi konflik telah mengakibatkan ribuan orang tewas dan terluka.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Ungkap Kronologi Walk Out saat Negosiasi dengan AS: Kami Punya Prinsip!

57 tahun lalu

Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran

57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

57 tahun lalu

PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal