Parlemen Hong Kong Bahas RUU Kontroversial Lagu Kebangsaan China, Aktivis Gerah

Anton Suhartono
Polisi Hong Kong menjaga gedung parlemen terkait pembahasan RUU lagu kebangsaan China (Foto: AFP)

RUU tersebut menyatakan, semua individu dan organisasi harus menghormati dan menghargai lagu kebangsaan serta memainkan dan menyanyikannya pada kesempatan yang tepat.

Seluruh siswa sekolah dasar dan menengah harus diajarkan untuk menyanyikannya, beserta sejarah dan etikanya.

Pembahasan RUU ini tak lepas dari serangakaian aksi pelecehan lagu kebangsaan China di beberapa kesempatan demonstrasi massa prodemokrasi sejak tahun lalu, termasuk pertandingan sepak bola.

Para aktivis dan politisi pro-demokrasi menilai RUU itu merupakan sinyal terbaru dari upaya percepatan interferensi China ke wilayah bekas jajahan Inggris itu.

Inggris menyerahkan Hong Kong kapada China pada 1997 dengan jaminan bahwa kebebasan dan pola hidup dilindungi di bawah formula ‘satu negara, dua sistem’.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Banjir Nepal-China: Korban Hilang Melonjak Drastis Jadi 4.700 Orang, Hampir 1.000 Tewas

19 jam lalu

Kisah Banjir Nepal Hanyutkan Brankas Bank, Warga Curi Uang Miliaran Rupiah

24 jam lalu

261 Warga Asing dari 23 Negara Hilang di China akibat Banjir Dahsyat, Ini Daftarnya

2 hari lalu

Jumlah Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 700 Orang, Baru 20 Jenazah Teridentifikasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal