Parlemen Israel Bubar, Nasib Netanyahu Tak Jelas

Anton Suhartono
Parlemen Israel Knesset bubar, Jumat (17/7), membuka jalan dimulainya proses pemilu pada 27 Oktober (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Parlemen IsraelKnesset bubar, Jumat (17/7/2026), membuka jalan dimulainya proses pemilihan umum (pemilu) pada 27 Oktober mendatang. Dalam pemungutan suara, sebanyak 62 anggota parlemen mendukung pembubaran, dari total 120 anggota Knesset.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berupaya untuk mempertahankan masa jabatan berikutnya meski popularitasnya terus menurun. Politisi Partai Likud itu belum tentu mengamankan dukungan dari mitra koalisinya kembali dalam pemilu mendatang. 

Selama 4 tahun berkuasa, pemerintahan sayap kanannya mengesahkan sejumlah rancangan undang-undang (RUU) kontroversial, temasuk beberapa hari terakhir, bertujuan untuk memperkuat posisinya serta memuaskan koalisi pemerintahan dari kelompok ultra-Ortodoks. 

Koalisi Netanyahu mengesahkan sejumlah RUU dalam sesi pleno terakhir yang panjang, termasuk aturan mencabut kekuasaan jaksa agung, membatalkan penangkapan terhadap warga yang menolak wajib militer, serta memperluas pengawasan pemerintah terhadap media massa.

Sementara itu dalam RUU yang memberikan lampu hijau pembubaran parlemen, mereka juga menyetujui peningkatan anggaran untuk partai-partai politik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

China Tegaskan Dukung Palestina, Desak Israel Setop Caplok Tepi Barat

3 hari lalu

Saling Tuduh, Mantan Kepala Badan Intelijen Israel Shin Bet Gugat Netanyahu

3 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

3 hari lalu

AS Ikut Lobi Saudi agar Terima Bantuan Israel Lawan Houthi, Pangeran MBS Tetap Menolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal