Parlemen Israel Bubar, Nasib Netanyahu Tak Jelas

Anton Suhartono
Parlemen Israel Knesset bubar, Jumat (17/7), membuka jalan dimulainya proses pemilu pada 27 Oktober (Foto: AP)

Meski telah dibubarkan, anggota parlemen, Sagit Afik, mengatakan parlemen masih bisa beroperasi selama sekitar 10 hari lagi. Alasannya, UU yang menentukan tanggal pemilu dikembalikan lagi ke komite setelah mengalami kebuntuan dalam sidang pleno.

Meski demikian, perdebatan tersebut tidak akan mencegah berakhirnya masa jabatan parlemen.

Ketua parlemen Amir Ohana menutup sidang pada Jumat tengah malam hingga Sabtu (18/7/2026) dini hari.

“Sesi ini ditandai dengan berbagai macam protes, bertepatan dengan perang terberat dan terpanjang dalam sejarah negara ini,” kata Ohana, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (18/7/2026).

Netanyahu merupakan perdana menteri Israel paling lama yang menjabat, namun posisinya semakin memelah.

Jajak pendapat menunjukkan mayoritas warga Israel menginginkan dia mundur, didorong oleh kemarahan atas kegagalan keamanan seputar serangan 7 Oktober 2023 oleh kelompok perlawanan Palestina, Hamas.

Mantan Kepala Staf Umum Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Gadi Eisenkot menjadi pesaing terkuat Netanyahu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

China Tegaskan Dukung Palestina, Desak Israel Setop Caplok Tepi Barat

3 hari lalu

Saling Tuduh, Mantan Kepala Badan Intelijen Israel Shin Bet Gugat Netanyahu

4 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

4 hari lalu

AS Ikut Lobi Saudi agar Terima Bantuan Israel Lawan Houthi, Pangeran MBS Tetap Menolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal