Partai Demokrat AS Tak Percaya Konflik Iran Sudah Selesai: Kita Diseret ke Perang Panjang

Anton Suhartono
Partai Demokrat AS menilai perang melawan Iran belum benar-benar berakhir dan justru berpotensi menyeret Washington ke konflik berkepanjangan (Foto: US Navy)

Schumer juga menuduh Trump bersama Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth berupaya menghindari tenggat waktu penghentian perang.

Kegagalan putaran negosiasi terbaru dengan Iran disebut menjadi bukti bahwa ketegangan masih terus berlangsung.

“Perang ini masih belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Baru hari ini, putaran negosiasi terbaru dengan Iran gagal. Trump terus menggali lubang yang semakin dalam untuk dirinya sendiri,” kata Schumer.

Partai Demokrat di Senat pun berencana kembali menggelar pemungutan suara untuk mengesahkan resolusi penghentian perang terhadap Iran. Voting tersebut akan menjadi upaya ketujuh untuk menarik pasukan AS dari konflik.

Schumer mendesak Partai Republik mendukung resolusi tersebut demi menjaga kewenangan perang sesuai konstitusi, melindungi personel militer AS, serta mengurangi biaya operasi militer.

“Jika Partai Republik peduli tentang pelestarian otorisasi perang, menjaga keselamatan personel militer, dan menurunkan biaya bagi warga AS, mereka perlu mendukung resolusi Kekuatan Perang dan mengakhiri perang ini,” ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
23 jam lalu

AHY: Kekuasaan Bukan Milik Seseorang Selamanya, Punya Batas Waktu

24 jam lalu

AHY: Demokrat Bagian Pemerintahan Prabowo, Kita Perjuangkan Keberhasilan Indonesia

1 hari lalu

Ford Cs Ketakutan, Kongres AS Diminta Blokir Permanen Mobil China

1 hari lalu

Teluk Persia Panas! Militer AS Serang 3 Kapal Tanker Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal