Partai Trump Kalah dalam Pemilu AS, Ini Komentar Iran

Anton Suhartono
Mojtaba Khamenei menolak kemungkinan adanya perubahan besar dalam pendekatan AS terhadap Iran pasca-pemilu (Foto: Student News Agency)

Pembicaraan yang bertujuan untuk mencegah pertempuran kembali terus berlanjut, melalui mediasi Qatar.

Sementara sekutu-sekutu AS di Timur Tengah mendesak Washington untuk tidak melanjutkan perang yang telah mengguncang ekonomi global.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan mendorong AS untuk menyerang Iran kembali, meski Trump berupaya menahan diri menggunakan kekuatan militer kembali. Trump lebih cenderung menggunakan tekanan ekonomi terhadap Iran.

Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, dalam pernyataan di media sosial X, menegaskan militernya siap dengan negosiasi maupun perang. 

"Amerika mengatakan tidak pada perang, dan kami mendukung pesan tersebut," tulisnya. 

Dia lalu memperingatkan, jika mengabaikan seruan perubahan, maka pemerintah AS akan belajar bahwa perlawanan Iran kami akan berujung pada mimpi buruk.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Partai Republik Kalah di Kongres AS, Trump Ancam Veto RUU dari Demokrat

2 jam lalu

Indonesia Bidik Posisi Nomor 1 Dunia Produsen Panas Bumi, Geser AS

2 jam lalu

Trump Tetap Lanjutkan Perang Iran meski Kongres AS Dikuasai Partai Demokrat

3 jam lalu

Profil Abdul El Sayed, Muslim Pertama Jadi Anggota Senat AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal