Partai Trump Kalah Pemilu AS, Pemimpin Iran Mojtaba: Jangan Berharap Banyak

Anton Suhartono
Mojtaba Khamenei memperingatkan agar tidak berharap banyak terhadap perubahan kebijakan AS setelah kekalahan Partai Republik (Foto: Reuters)

Namun, para pejabat Iran menilai perubahan tersebut belum tentu membawa dampak signifikan. Mereka khawatir perang skala penuh masih bisa berlanjut meskipun Demokrat mulai menguasai Kongres pada Januari 2027.

Di tengah situasi tersebut, pembicaraan untuk mencegah pecahnya kembali pertempuran masih berlangsung melalui mediasi Qatar. Sejumlah sekutu AS di Timur Tengah juga mendesak Washington agar tidak melanjutkan perang yang telah mengguncang perekonomian global.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilaporkan terus mendorong AS untuk kembali menyerang Iran. Namun, Trump sejauh ini berupaya menahan diri untuk tidak kembali menggunakan kekuatan militer dan lebih memilih menekan Teheran melalui jalur ekonomi.

Sementara itu, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menegaskan bahwa militer negaranya siap menghadapi dua kemungkinan, yakni negosiasi maupun perang.

"Amerika mengatakan tidak pada perang, dan kami mendukung pesan tersebut," tulis Ghalibaf dalam pernyataan di media sosial X.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
24 menit lalu

Dituduh Biang Kerok Kekalahan Republik di Pemilu terkait Perang Iran, Nasib Menhan AS di Ujung Tanduk

3 jam lalu

Partai Republik Kalah Pemilu AS gegara Perang Iran, Menhan Pete Hegseth Hadapi Pemakzulan

16 jam lalu

Abdul El Sayed Muslim Pertama Jadi Senator AS, Tuduhan Ekstremis Islam Tak Mempan

18 jam lalu

Daftar Politisi Muslim Menang Pemilu AS: Ada Keturunan Palestina hingga Mualaf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal