Pascapercobaan Kudeta, Presiden Venezuela Tolak Ultimatum Pemilu

Anton Suhartono
Nicolas Maduro saat menghadiri latihan militer (Foto: AFP)

"Venezuela tak terikat dengan Eropa. Ini benar-benar penghinaan," kata dia, seraya menambahkan bahwa ultimatum itu merupakan kesalahan

Pada Minggu (27/1/2019) Maduro hadir di latihan militer di Negara Bagian Carabobo. Di kesempatan tersebut, dia menyerukan persatuan dan kedisiplinan untuk mengalahkan percobaan kudeta.

"Pengkhianat tidak pernah loyal selalu. Apakah Anda amu penipu atau konstitusionalis? Apakah Anda pro-imperialis atau anti-imperialis?" kata Maduro kepada para perwira dan prajurit.

Militer tetap loyal terhadap Maduro pascapercobaan kudeta.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
15 hari lalu

Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan

18 hari lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 3.500 Orang, 30.000 Lebih Masih Hilang

22 hari lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

22 hari lalu

Gempa Venezuela: Kisah Sekuriti Mal Selamat setelah 8 Hari Terkubur di Bawah Gedung 9 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal