Pastor Ditikam saat Pimpin Misa di Gereja Singapura, Begini Pesan Mufti Islam

Anton Suhartono
Penikaman Pastor Katolik Singapura Christopher Lee mendapat perhatian dari tokoh agama Islam (Foto: AP)

“Kami berharap insiden ini tidak digunakan untuk menebar pemusuhan dan perpecahan di masyarakat, tetapi hanya akan memperkuat tekad bersama kita untuk menjaga perdamaian dan keharmonisan di Singapura,” kata Nazirudin, seperti dikutip dari The Straits Times, Senin (11/11/2024).

Dia juga berharap umat Katolik tetap kuat dan teguh melalui cobaan ini.

Para tokoh Hindu juga menyampaikan kesedihan atas insiden tersebut dalam pernyataan bersama di Facebook.

“Aksi kekerasan tidak memiliki tempat dalam masyarakat kita, terutama di tempat-tempat suci yang bertujuan untuk perdamaian dan merenung,” bunyi pernyataan.

Komunitas Hindu juga menyampaikan solidaritas dengan umat Katolik serta para tokoh agama serta menyampaikan simpati kepada Lee. 

Lee ditikam saat memimpin misa malam. Pelaku membawa lima pisau yang diketahui setelah jemaat lain membekuknya.

Dalam pemeriksaan polisi, Basnayake menyebut dirinya beragama Kristen. Dia diyakini bertindak seorang diri.

Polisi masih mendalami motif serangan tersebut dan menduga tak ada unsur terorisme dan motif keagamaan di baliknya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
19 jam lalu

Susno Duadji Klaim Tak Ada Perang Bintang di Kasus Febrie Adriansyah: Polri-Kejagung Punya Musuh Sama

19 jam lalu

Pengamat Intelijen: Febrie Adriansyah Diamputasi agar Tak Bisa Jadi Jaksa Agung

6 hari lalu

Dilaporkan Roy Suryo, Lechumanan Tak Sabar Ingin Cepat-Cepat Diperiksa Polda Metro

8 hari lalu

Rencana Ekspor Listrik ke Singapura Belum Jalan, Bahlil: Kita Ingin Ada Win-Win

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal