Pasukan Israel Bebaskan 1 Sandera di Gaza Melalui Operasi Rumit, Benarkah?

Anton Suhartono
Militer Israel mengklaim operasi pembebasan sandera Qaid Farhan Al Kadi di Gaza sebagai operasi rumit (Foto: AP)

Al Kadi merupakan pria 52 tahun seorang badui Israel. 
Dia adalah penduduk Rahat, kota yang sebagian besar penduduknya keturunan Arab. Dia diculik dalam serangan 7 Oktober saat bekerja sebagai penjaga di sebuah gudang di perbatasan Gaza-Israel.

Militer Israel menyebut 33 sandera telah tewas. Macetnya perundingan gencatan senjata membuat nasib sisa sandera yang masih ditahan di Gaza semakin tak jelas.

Keluarga sandera yang masih menantikan kepulangan kerabat mereka menilai, satu-satunya pilihan agar semua bisa bebas adalah gencatan senjata, sebagaimana dicapai pada November 2023. Saat itu Hamas dan pejuang Gaza lainnya menyebabkan 105 sandera Israel yang ditukar dengan ribuan tahanan Palestina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Pasukan Israel Serang Ratusan Umat Kristen Palestina Rayakan Hari Raya St Georgius

Internasional
15 jam lalu

Menteri-Menteri Israel Serukan Warga Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa pada 15 Mei

Internasional
1 hari lalu

Iran: Militer AS Tembak Kapal Sipil Iran di Selat Hormuz, 5 Orang Tewas

Internasional
2 hari lalu

Terungkap! Israel Kirim Iron Dome dan Pasukan ke Uni Emirat Arab untuk Tangkis Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal