Pasukan Israel Masih Serang Gaza Setelah Bunuh 104 Orang

Anton Suhartono
Israel kembali menggempur Gaza setelah membantai 104 orang penduduknya pada Selasa (Foto: AP)

GAZA, iNews.id - Militer Israel kembali melancarkan serangan mematikan ke Jalur Gaza. Padahal pada Rabu (29/10/2025), pasukan Zionis menyatakan kembali ke kesepakatan gencatan senjata ssetelah membombardir Gaza habs-habisan, merenggut lebih dari 100 nyawa.

Rumah Sakit Al Shifa menyatakan serangan udara terbaru Israel berlangsung pada Rabu malam di Beit Lahiya, Gaza Utara, menewaskan sedikitnya dua orang. 

Israel mengklaim telah menargetkan lokasi penyimpanan senjata yang menimbulkan ancaman langsung bagi pasukannya.

Ini merupakan pelanggaran terang-terangan yang dilakukan Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober lalu.

Serangan besar-besaran pada Selasa (28/10/2025) merupakan yang paling mematikan sejak gencatan senjata yang diprakarsai Presiden AS Donald Trump itu berlaku, yakni menewaskan sedikitnya 104 orang.

Al Jazeera melaporkan, serangan terbaru ini menimbulkan trauma baru bagi penduduk yang sangat ingin mengakhiri perang. Sejak 10 Oktober lalu mereka mengharapkan perang benar-benar berakhir, namun kenyataannya tidak.
  
Khadija Al Husni, seorang perempuan pengungsi yang tinggal bersama anak-anaknya di sebuah sekolah kamp pengungsi Shati mengatakan, serangan-serangan terbaru Israel berlangsung saat werga mulai bernapas kembali, mencoba membangun kembali kehidupan.

"Ini kejahatan. Entah ada gencatan senjata atau perang, tidak mungkin keduanya. Anak-anak tidak bisa tidur. Mereka mengira perang sudah berakhir," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
5 jam lalu

Rombak Jajaran Petinggi Militer, Iran Siapkan Perang Panjang Lawan AS dan Israel

2 hari lalu

Pria asal Israel yang Tinggal di Bali Dideportasi, Kelola Agen Perjalanan The Bali Dream

2 hari lalu

Lembaga HAM Israel: Pemukim Yahudi Lakukan Pembersihan Etnis Terang-terangan di Tepi Barat

3 hari lalu

5.000 Pasien Kanker Gaza Terjebak, Menunggu Pengobatan di Tengah Ancaman Kematian

3 hari lalu

Kisah Menyedihkan Pasien Kanker Gaza Sulit Berobat: Saya Hanya Menunggu untuk Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal