Pasukan Keamanan Myanmar Kembali Bertindak Brutal, 9 Demonstran Tewas Ditembak

Anton Suhartono
Setidaknya 9 demonstran anti-kudeta Myanmar tewas dalam bentrokan terbaru di beberapa kota pada Rabu (3/3) (Foto: Reuters)

Korban diperkirakan masih terus berjatuhan mengingat demonstrasi di berbagai kota berlangsung rusuh.

Sejauh ini juru bicara dewan militer belum memberikan komentar terkait jatuhnya korban tewas terbaru.

Dengan bertambahnya korban tewas hari ini, total nyawa yang terenggut sejak demonstrasi penggulingan Aung San Suu Kyi pada 1 Februari menjadi 30 orang. Tiga orang tewas dalam bentrokan sebelumnya, disusul 18 orang pada Sabtu pekan lalu.

Dalam unjuk rasa terbaru ini pasukan keamanan Myanmar menahan sekitar 300 demonstran saat membubarkan unjuk rasa di Kota Yangon.

Video yang diunggah di media sosial menunjukkan antrean panjang demonstran dalam kondisi tangan di atas kepala masuk ke truk tentara. 

Unjuk rasa juga pecah di Negara Bagian Chin, Kachin, Shan, serta Sagaing.

"Kami ingin menunjukkan bahwa tidak ada seorang pun di negara ini yang menginginkan kediktatoran," kata Salai Lian, seorang aktivis di Chin.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

57 tahun lalu

Markas Judol di Hayam Wuruk Pakai Pola Operasi ala Kamboja dan Myanmar

57 tahun lalu

TNI: Prajurit Hadir di Ranah Sipil Jangan Buru-buru Dianggap Militerisme

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

57 tahun lalu

Trump Disebut bakal Perketat Syarat untuk Akhiri Perang Iran, Apa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal