Para tentara neo-Nazi dari Batalion Azov Ukraina menggelar latihan perang di Desa Urzuf dekat Kota Mariupol pada 2015. (Foto: Reuters)
Ahmad Islamy Jamil

MOSKOW, iNews.id – Pasukan neo-Nazi Ukraina yang dikenal sebagai Batalion Azov, dilaporkan membangun gudang amunisi di sebuah kompleks fasilitas kesehatan di wilayah Donetsk. Kini, gudang berisi bahan peledak itu telah ditinggalkan oleh para tentara tersebut.

Seorang koresponden kantor berita Sputnik melaporkan, gudang amunisi itu ditemukan di ruang bawah tanah kompleks kesehatan Yalta, yang terletak di Desa Urzuf di Republik Rakyat Donetsk (DPR). Kompleks itu berada di pantai Laut Azov, sekitar 40 kilometer sebelah barat Kota Mariupol.

“Depot amunisi ini terletak (di ruang bawah tanah) di bawah kompleks kesehatan Yalta. Ada sejumlah besar kotak amunisi. Di sini Anda perlu berhati-hati ketika melangkah. Wilayahnya besar, dan sayangnya, tidak mungkin untuk memeriksa semuanya. Ini ‘kejutan’,” kata koresponden media Rusia itu, Sabtu (16/4/2022).

Rekaman video yang dibuat oleh sang wartawan menunjukkan, di tempat itu ada kotak-kotak berisi peluru meriam otomatis 30mm, peluru senapan otomatis, satu ranjau mortir, dan sekaleng peluru flechette kecil untuk alat peledak improvisasi.

Rusia memulai operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari. Operasi itu sebagai tanggapan atas permintaan Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk (LPR) kepada Moskow, agar memberikan mereka perlindungan terhadap serangan intensif oleh pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.

Para pejabat Rusia mengatakan, tindakan militer mereka di Ukraina bertujuan untuk mendemiliterisasi dan mendenazifikasi negeri tentangga mereka itu.

Negara-negara Barat telah meluncurkan kampanye sanksi secara komprehensif terhadap Moskow sebagai tanggapan atas operasi militer khusus Rusia di Ukraina.



Editor : Ahmad Islamy Jamil

BERITA TERKAIT