Pasukan Rusia Dilaporkan Tangkap 2 Tentara Bayaran asal AS di Kharkiv Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Tiga tentara bayaran yang membela Ukraina dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan di Donetsk. (Foto: Reuters)

Dia menuturkan, timnya menduga Drueke dan Huynh pingsan akibat terkena ranjau antitank atau oleh tank yang menembaki mereka. Pasalnya, misi pencarian terhadap kedua orang itu yang dilakukan setelahnya tidak menemukan tanda-tanda keberadaan mereka. 

Pada Selasa (14/6/2022), pengadilan di Republik Rakyat Donetsk (DPR)—wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina—memvonis mati tiga tentara bayaran asing. 

Ketiga orang itu terdiri atas satu warga Maroko bernama Saadoun Brahim dan dua warga negara Inggris, yaitu Sean Pinner dan Aiden Aslin. Menurut putusan pengadilan, mereka bakal dieksekusi dengan cara ditembak.

Ketiga tentara bayaran itu mengaku bersalah karena ikut serta dalam permusuhan di pihak Ukraina. Sementara Aslin juga mengaku bersalah karena mengikuti pelatihan untuk melakukan tindakan terorisme. 

Para terpidana memiliki waktu satu bulan untuk mengajukan banding atas keputusan tersebut di pengadilan yang lebih tinggi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
14 jam lalu

Bela Iran, China Kecam Perang Ekonomi AS: Tak Menyelesaikan Masalah

15 jam lalu

Trump Sebut Iran Sekarat: Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji Tentara

18 jam lalu

Trump: Jika AS Dipimpin Presiden Cerdas, Kim Jong Un Akan Berlaku Baik

20 jam lalu

Trump Akui Iran Tangguh Hadapi Tekanan: Tapi Mereka Sedang Sekarat!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal