Pasukan Rusia Serang Bendungan di Ukraina, Air Sungai Berubah Merah

Umaya Khusniah
Air di sebuah sungai di Ukraina berubah warna menjadi merah setelah pasukan Rusia meledakkan bendungan. (Foto: Twitter)

"Semuanya dilakukan untuk meminimalisir dampak dari tindakan Rusia keji lainnya," presiden dalam pidato video pada Kamis.

Zelensky mengklaim serangan itu merupakan upaya yang disengaja untuk membanjiri kota.

Sementara itu, Wakil Kepala Kantor Kepresidenan Ukraina, Kyrylo Tymoshenko juga membagikan kemarahannya di Telegram.

"Ini adalah serangan teroris terhadap orang-orang kami, di kota tertentu. Rudal-rudal itu menargetkan struktur, yang sangat penting bagi orang-orang," tulisnya.

Air dari reservoir yang meluap sekarang mengalir ke hilir menuju Kherson. Di kota itu, pasukan Ukraina telah mendirikan jembatan ponton sebagai bagian dari upaya mereka untuk merebut kembali kota tersebut.

“Pasukan Rusia kemungkinan menargetkan Bendungan Karachun untuk merusak jembatan ponton Ukraina lebih jauh ke hilir,” tulis lembaga think tank Institute for the Study of War.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Progres Pembangunan Bendungan Bulango Ulu Tembus 94,99 Persen, Siap Sediakan Air Baku hingga Irigasi

57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal