Pasukan Ukraina Bakar Berton-ton Gandum di Mariupol

Ahmad Islamy Jamil
Pasukan pro-Rusia terlihat di atas kendaraan lapis baja di kota pelabuhan Mariupol, April lalu. (Foto : Reuters)

MOSKOW, iNews.id – Pasukan Ukraina membakar berton-ton gandum di gudang penyimpanan yang terdapat di Pelabuhan Mariupol. Hal itu diungkapkan oleh Penasihat Ketua Republik Rakyat Donetsk (DPR), Yan Gagin, Senin (6/6/2022).

“Ada sejumlah besar biji-bijian di wilayah Pelabuhan Mariupol, berupa jagung dan gandum. Jika dilihat dari bau dan tampilannya, sudah tidak layak untuk digunakan lebih lanjut,” katanya kepada kantor berita Sputnik.

“Musuh (pasukan Ukraina), ketika mundur dari pelabuhan, membakar lumbung agar biji-bijian ini tidak sampai ke rakyat Republik Rakyat Donetsk, sehingga tidak mungkin diolah lagi dengan cara apa pun,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, petugas pemadam kebakaran bekerja keras untuk memadamkan api selama beberapa hari. Akibat aksi pembakaran oleh tentara Ukraina, biji-bijian tersebut benar-benar rusak dan bahkan tidak dapat digunakan sebagai pakan ternak sekalipun.

Koresponden Sputnik yang mengunjungi tempat penyimpanan biji-bijian di Mariupol mengonfirmasi bahwa sebagian besar gandum dan jagung di sana sekarang memang tidak layak untuk dikonsumsi. Gudang logistik di Mariupol dilaporkan memiliki kapasitas maksimum 57.000 ton.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkum Supratman Paparkan Capaian Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal