KIEV, iNews.id - Pasukan Rusia berhasil menerobos pertahanan Ukraina di dekat kota timur Kreminna. Namun pasukan Ukraina berhasil kembali memukul mundur mereka.
Gubernur daerah Luhansk, Serhiy Haidai dalam wawanca dengan televisi Ukraina mengatakan, pertempuran itu pecah pada Selasa (21/2/2023). Pasukan Rusia juga dilaporkan kehilangan beberapa alat berat mereka.
"Kemarin, mereka bahkan menerobos pertahanan kami untuk waktu tertentu, tetapi militer Ukraina menghancurkan sebagian dari alat berat penjajah ... pada akhirnya, kami mempertahankan posisi kami," katanya, Rabu (22/2/2023).
Dalam komentar sebelumnya, dia mengatakan serangan itu telah dipukul mundur tetapi tidak menyebutkan pasukan pro-Moskow yang melanggar posisi Ukraina.
Rusia, yang berusaha mengamankan kendali penuh atas dua provinsi timur yang membentuk kawasan industri Donbass Ukraina, telah melancarkan serangan berulang kali. Kreminna berjarak sekitar 70 km di utara Bakhmut, fokus serangan Rusia yang paling sengit.
Haidai menduga, pasukan Rusia untuk mengintensifkan upaya mereka di sekitar Kreminna bila mengutip peningkatan jumlah misi penembakan dan pengintaian.
"Saya tidak akan mengatakan itu adalah bagian ofensif yang paling aktif, tetapi pasti sedang berlangsung," katanya.