Pasukan Zionis Tembak Mati Wartawati Al Jazeera di Kepala, Begini Pembelaan Komandan Israel

Umaya Khusniah
Jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh ditembak mati saat meliput serangan Israel di Kota Jenin, Tepi Barat. (Foto: Reuters)

YERUSALEM, iNews.id - Komandan Israel, Brigadir Jenderal Ran Kochav mengatakan, kedua wartawan Al Jazeera, Shireen Abu Akleh dan Ali Samoudi berdiri di samping orang-orang Palestina  bersenjata. Shireen Abu Akleh tewas tertembak di kepala sementara Samoudi di bagian belakang.

"Orang-orang bersenjata itu adalah orang-orang yang tidak profesional, teroris, yang menembaki pasukan kami,” katanya kepada radio militer. 

Militer Israel mengatakan, pasukannya diserang dengan tembakan senjata berat dan bahan peledak saat beroperasi di Jenin. Pasukan Israel pun membalas. 

Pihak militer Israel mengaku sedang menyelidiki peristiwa itu. Mereka mencari kemungkinan bahwa para wartawan itu ditembak oleh orang-orang bersenjata Palestina.

Menteri Luar Negeri Israel, Yair Lapid menawarkan penyelidikan bersama otoritas Palestina. 

"Wartawan harus dilindungi di zona konflik dan kita semua memiliki tanggung jawab untuk mendapatkan kebenaran," cuitnya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internet
6 hari lalu

Asosiasi Media Siber Ungkap Hampir Semua Jurnalis Gunakan AI sebagai Alat Bantu

Internet
7 hari lalu

Riset IJTI: AI Permudah Kerja, tapi Tak Bisa Gantikan Jurnalis

Megapolitan
14 hari lalu

Geger! WN Jepang Ditemukan Tewas di Hotel Jakpus

Seleb
15 hari lalu

Kurt Cobain Tidak Bunuh Diri tapi Tewas Dibunuh? Fakta Baru Ini Mengejutkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal