Paus Fransiskus Datangi Kedutaan Rusia, Sampaikan Keprihatinan atas Perang di Ukraina

Maria Christina Malau
Paus Fransiskus. (Foto: Vatican News)

Kardinal Sekretaris Negara Vatikan, Pietro Parolin sebelumnya juga telah merilis pernyataan menyusul dimulainya operasi militer Rusia di wilayah Ukraina. Pernyataannya itu terkait dengan seruan dan desakan Paus.

Namun, skenario tragis yang ditakuti semua orang sayangnya menjadi kenyataan. Begitu pun, dia menekankan, masih ada ruang untuk negosiasi dan menghentikan perang.

"Masih ada waktu untuk niat baik, masih ada ruang untuk negosiasi. Masih ada tempat untuk kebijaksanaan yang dapat mencegah dominasi kepentingan partisan, menjaga aspirasi sah setiap orang dan menyelamatkan dunia dari kebodohan dan kengerian perang,” katanya.

Kardinal Parolin juga menyampaikan pada Rabu Abu nanti, umat Katolik berdoa dan berpuasa secara khusus untuk perdamaian di Ukraina.

“Sebagai orang percaya, kita tidak kehilangan harapan akan secercah hati nurani dari mereka yang memegang kekayaan dunia di tangan mereka. Kami terus berdoa dan berpuasa, seperti yang akan kami lakukan pada Rabu Abu ini, untuk perdamaian di Ukraina dan di seluruh dunia,” katanya.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Ukraina Mungkin Gelar Referendum Tahun Ini untuk Serahkan Wilayah ke Rusia

Internasional
2 hari lalu

Zelensky Dilaporkan Siap Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia sebagai Syarat Gencatan Senjata

Internasional
5 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
8 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal