Paus Fransiskus Datangi Kedutaan Rusia, Sampaikan Keprihatinan atas Perang di Ukraina

Maria Christina Malau
Paus Fransiskus. (Foto: Vatican News)

Paus juga mengajak kepada semua orang bersatu dalam doa bersama dan berpuasa untuk perdamaian dunia pada 2 Maret mendatang yang sekaligus diperingati sebagai Rabu Abu. Diketahui, Rabu Abu merupakan hari pertama dari masa puasa selama 40 hari bagi umat Katolik.

“Yesus mengajari kita bahwa ketidakberdayaan yang kejam dari kekerasan dijawab dengan senjata Tuhan, dengan senjata doa dan puasa," kata Paus. 

"Saya mengundang semua orang untuk menjadikan 2 Maret, Rabu Abu, Hari Puasa untuk Perdamaian. Saya mendorong orang percaya untuk mendedikasikan diri mereka secara intens untuk berdoa dan berpuasa pada hari itu. Semoga Ratu Damai (Bunda Maria) menjaga dunia dari kegilaan perang.”

Kardinal Sekretaris Negara Vatikan, Pietro Parolin sebelumnya juga telah merilis pernyataan menyusul dimulainya operasi militer Rusia di wilayah Ukraina. Pernyataannya itu terkait dengan seruan dan desakan Paus.

Namun, skenario tragis yang ditakuti semua orang sayangnya menjadi kenyataan. Begitu pun, dia menekankan, masih ada ruang untuk negosiasi dan menghentikan perang.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
3 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

4 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

5 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Energi Rusia-Ukraina

6 hari lalu

Trump Bela Kesepakatan Solar dengan Rusia, Zelensky Murka: Putin Dapat Duit untuk Perang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal