PBB: 24 Juta Orang di Dunia Terancam Kehilangan Pekerjaan akibat Virus Korona

Nathania Riris Michico
Warga perempuan memakai masker sebagai tindakan pencegahan terhadap virus korona sambil menggunakan ponsel di luar stasiun metro di New Delhi, 19 Maret 2020. (FOTO: Permata SAMAD / AFP)

"Ini bukan lagi krisis kesehatan global. Ini juga telah menjadi krisis pasar tenaga kerja dan ekonomi yang berdampak besar terhadap hidup banyak orang," kata Guy Rider, Direktur Jenderal ILO.

"Pada 2008, dunia telah menghadirkan persatuan dalam mengatasi krisis keuangan global, hasilnya hal yang terburuk dapat dihindari. Kita membutuhkan kepemimpinan dan tekad seperti itu lagi sekarang," ujarnya.

Laporan PBB ini juga turut mengidentifikasi tingkat pekerja secara global yang masih hidup dalam kemiskinan.

Laporan tersebut memprediksi bahwa efek pandemi korona akan membuat 8,8 hingga 35 juta orang bekerja di bawah status kemiskinan di akhir 2020. Angka ini jauh meningkat dibandingkan dengan perkiraan asli untuk 2020 jika tidak ada pandemi korona, yang memproyeksikan adanya penurunan sebanyak 14 juta di seluruh dunia.

Hilangnya pekerjaan juga berarti hilangnya pendapatan bagi para pekerja. Studi PBB menyebut pendapatan yang hilang antara 860 miliar dolar (Rp13.000 triliun) hingga 3,4 triliun dolar (Rp52.000 triliun).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

PBB: Iran Eksekusi Mati 21 Orang, Sebagian Dituduh Mata-Mata

Nasional
6 hari lalu

Retno Marsudi Bertemu Presiden Tokayev, Perkuat Kerja Sama RI-Kazakhstan terkait Air dan Iklim

Internasional
7 hari lalu

Prajurit TNI Gugur di Lebanon Bertambah, PBB Desak Israel Hentikan Serangan

Nasional
7 hari lalu

Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, RI Kutuk Keras Serangan Israel 

Nasional
10 hari lalu

BPS Tepis Tudingan Intervensi Data, Buka-bukaan soal Rumitnya Metodologi Penghitungan Ekonomi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal