PBB: Jamal Khashoggi Korban Pembunuhan Terencana Pejabat Arab Saudi

Nathania Riris Michico
Poster jurnalis senior Saudi, Jamal Khashoggi. (Foto: AFP)

Pembunuhan terjadi pada 2 Oktober, namun pihak berwenang Turki hanya mendapatkan akses ke konsulat pada 15 Oktober, dan tidak diperkenankan berada di lokasi kejadian sampai 17 Oktober.

Sikap Saudi ini dianggap memengaruhi proses penyelidikan forensik, tulis laporan tim penyelidik PBB.

Callamard juga mengkritik proses persidangan di Arab Saudi terhadap 11 tersangka dalam kasus ini, utamanya masalah transparansi dan keadilan, yang disebutnya "sangat memprihatinkan".

"Saya meminta kunjungan resmi ke Arab Saudi sehingga pihak berwenang di sana dapat secara langsung memberikan saya bukti-bukti yang relevan," tulisnya.

Fakta bahwa jasad Khashoggi masih belum ditemukan membuat orang-orang yang dicintainya menjadi "sangat menderita", tambah laporan itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Bak Manusia, Jutaan Unta di Arab Saudi Bakal Dapat Paspor

Internasional
12 hari lalu

Keras! Iran Peringatkan Negara-Negara Tetangga yang Bantu Serangan AS

Internasional
14 hari lalu

Heboh Air Membeku Seketika, Berapa Suhu Terdingin di Arab Saudi?

Internasional
15 hari lalu

Viral! Setelah Hujan Salju Lebat Guyur Arab Saudi, Air Membeku Seketika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal