PBB: Kondisi di Myanmar Tak Aman untuk Pemulangan Pengungsi Rohingya

Nathania Riris Michico
Warga Rohinya di Sittwe, Negara Bagian Rakhine, Myanmar. (Foto: AP)

JENEWA, iNews.id - Badan PBB untuk Urusan Pengungsi (UNHCR) menentang kesepakatan baru antara Myanmar dan Bangladesh untuk mulai memulangkan ribuan pengungsi Rohingya dalam beberapa pekan mendatang.

Menurut UNHCR, kondisi tidak kondusif bagi pengungsi untuk pulang dengan aman dan bermartabat ke negara yang mereka tinggalkan lebih dari setahun lalu guna menghindari penganiayaan dan kekerasan.

Keputusan untuk memulai operasi repatriasi pertengahan November diambil sekitar sepekan setelah penyelidik PBB memperingatkan genosida yang sedang berlangsung di Myanmar.

Bangladesh dilaporkan menyerahkan ke Myanmar nama-nama lebih dari 5.000 pengungsi Rohingya yang telah diproses untuk dipulangkan.

Juru bicara UNHCR Andrej Mahecic mengatakan, Myanmar dilaporkan menyetujui daftar itu.
Dia mengatakan, otoritas Bangladesh harus memberi-tahu pengungsi tentang hal itu dan pengungsi harus diajak berbicara apakah mereka mau dipulangkan ke Myanmar atau tidak.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
3 hari lalu

Yusril Dorong Revisi UU Tipikor, Ingin Perluas Cakupan Korupsi Bukan Ringankan Koruptor

9 hari lalu

Duh! Pintu Pesawat Ambulans Udara Terbuka dalam Penerbangan, Pasien Meninggal

9 hari lalu

Arab Saudi Eksekusi Mati Pria-Wanita karena Berbuat Asusila di Masjid Kota Makkah

11 hari lalu

Prabowo Jamu Sekjen PBB Guterres di Hambalang, Ini yang Dibahas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal