PBB Menentang Rencana Saudi Hukum Pancung 5 Terdakwa Kasus Khashoggi

Nathania Riris Michico
Pengunjuk rasa berpakaian seperti Putra Mahkota Saudi dan membawa poster jurnalis Jamal Khashoggi. (Foto: AFP)

JENEWA, iNews.id - Dewan HAM PBB menentang rencana Jaksa Saudi untuk mengajukan tuntutan hukuman mati terhadap lima orang terdakwa pembunuh jurnalis Saudi, Jamal Khashoggi.

Juru bicara Dewan HAM PBB, Ravina Shamdasani, menyatakan persidangan terhadap para pembunuh Khashoggi tidaklah cukup. Dia mengulangi seruan Dewan HAM untuk penyelidikan independen, dengan keterlibatan komunitas internasional dalam penyelidikan insiden tersebut.

"Dari awal kasus ini, kami sudah mendesak keadilan. Kami menyerukan penyelidikan independen dengan keterlibatan internasional. Kami menyadari persidangan ini yang sedang berlangsung di Arab Saudi, tetapi ini tidak cukup," ucap Shamdasani, seperti dilaporkan Anadolu, Sabtu (5/1/2019).

Menanggapi pertanyaan soal upaya jaksa Saudi menuntut lima pembunuh Khashoggi dengan hukuman mati, dia menegaskan Dewan HAM selalu tidak setuju dengan hal itu.

"Dewan HAM selalu menentang hukuman mati," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 11 tersangka pembunuh hashoggi dibawa ke pengadilan di Arab Saudi untuk pertama kalinya. Jaksa setempat menuntut hukuman mati atau dipancung atas lima dari 11 tersangka, karena keterlibatan langsung mereka dalam kasus pembunuhan sadis yang menghebohkan dunia tersebut.

Para tersangka menghadiri persidangan dengan pengacara mereka. Disebutkan, jaksa penuntut mengirim permintaan kepada Pemerintah Turki berupa bukti yang sudah dikumpulkan apara berwenang mereka terkait pembunuhan sadis tersebut.

Kasus pembunuhan Khashoggi mengusik reputasi internasional Kerajaan Arab Saudi, di mana banyak negara terutama negara-negara Barat mengecam pembunuhan tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
5 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Mirip NATO, Turki Ungkap Cara 3 Negara Balas Serangan

5 hari lalu

Muncul 'NATO' Baru di Timur Tengah? Ini Isi Pakta Pertahanan Makkah

6 hari lalu

Turki: Pakta Pertahanan Makkah Bukan untuk Lawan Iran

6 hari lalu

Houthi Serang Arab Saudi, Kilang Minyak Aramco Terbakar Hebat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal