PBB Serukan Penyelidikan Independen Atas Kematian Muhammad Mursi

Nathania Riris Michico
Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi. (FOTO: AFP)

NEW YORK, iNews.id - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan penyelidikan independen terhadap kematian mantan presiden MesirMuhamad Mursi. Mursi meninggal saat sedang menjalani persidangan, Senin (17/6/2019).

Pria berusia 67 tahun itu pingsan di ruang sidang Kairo dan dinyatakan meninggal di rumah sakit setelah dilaporkan menderita serangan jantung. Saat itu, dia sedang diadili atas dugaan spionase.

Mursi merupakan presiden Mesir pertama yang terpilih secara demokratis dan ditahan sejak digulingkan oleh militer pada 2013.

Dia dikuburkan di bawah pengamanan ketat di sebuah pemakaman di distrik Nasr di Kairo barat, setelah izin keluarganya untuk menguburnya di kota kelahirannya di Provinsi Sharqia ditolak. Hal itu diungkapkan oleh putra Mursi, Ahmed.

Kantor hak asasi manusia PBB menyerukan penyelidikan secara cepat, tidak memihak, menyeluruh, dan transparan atas kematian Mursi. Sementara Human Rights Watch (HRW) menyatakan Mursi dianiaya dan menderita bertahun-tahun karena tidak cukup akses ke perawatan medis.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
3 hari lalu

Dubes Mesir Bangga Negaranya yang Pertama Akui Kemerdekaan Indonesia

16 hari lalu

Gempa M5,6 Guncang Mesir, Kemlu Patikan Kondisi WNI Aman

21 hari lalu

Militer AS Serang Iran Lagi, Ledakan Guncang Beberapa Kota

25 hari lalu

Kabar Duka, Mantan Dubes Indonesia untuk Mesir Bachtiar Aly Meninggal Dunia 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal