Pedofil Inggris yang Cabuli Ratusan Anak Termasuk di Asia Tenggara Tewas Ditikam di Penjara

Anton Suhartono
Richard Huckle (Foto: AFP)

LONDON, iNews.id - Richard Huckle, predator seks atau pedofil asal Inggris yang telah mencabuli ratusan anak di Asia Tenggara dan negara lain tewas ditikam di penjara Full Sutton, dekat York, Senin (14/10/2019).

Kepolisian Humberside menyatakan, narapidana lain menyerang ke sel Huckle lalu menikamnya hingga tewas di lokasi. Otoritas penjara menolak berkomentar sehingga belum diketahui motif penyerangan tersebut.

Pria 33 tahun itu divonis 22 hukuman penjara seumur hidup oleh pengadilan pada Juni 2016 terkait pencabulan anak yang dilakukannya saat bekerja, termasuk di Asia Tenggara. Dalam persidangan, dia mengakui 71 tuduhan pencabulan terhadap anak berusia antara 6 bulan sampai 12 tahun.

Kementerian Kehakiman menyatakan kematian Hucke dikategorikan sebagai mencurigakan, sehingga polisi menyelidiki kasus ini.

Huckle yang bekerja sebagai fotografer lepas dan mengajar bahasa Inggris serta di komunitas Kristen di Asia Tenggara diketahui mencabuli hingga 200 anak. Sebagian besar korbannya merupakan anak dari keluarga miskin di Malaysia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
11 hari lalu

Telanjur Menuduh, Inggris Akhirnya Akui Drone Hantam Pangkalan di Siprus Bukan dari Iran

Internasional
13 hari lalu

Trump Murka Inggris Tolak Ikut Serang Iran: Saya Tak Menyangka! 

Internasional
14 hari lalu

Inggris Restui AS Gunakan Pangkalan Militernya Serang Iran, Starmer: Demi Pertahanan

Health
18 hari lalu

Kasus Kanker Payudara di Indonesia Lebih Tinggi dari Inggris, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal