Pedofil Inggris yang Cabuli Ratusan Anak Termasuk di Asia Tenggara Tewas Ditikam di Penjara

Anton Suhartono
Richard Huckle (Foto: AFP)

"Sangat jarang, seorang hakim menghukum satu orang pelaku pelecehan seksual untuk skala (korban) seperti ini," Peter Rook, hakim yang memimpin persidangan pada 2016, dikutip dari BBC, saat itu.

Hakim juga mengungkap buku setebal 60 halaman yang ditulis Huckle berjudul 'Pedophiles and Poverty: Child Lover Guide' sebagai dokumen berisi kejahatan.

Sebelum ditangkap di Bandara Gatwick, London, pada 2014, Huckle menulis keinginan seksualnya di sebuah blog. Dia berharap bisa menikahi seorang anak perempuan yang dikenalnya sejak usia 7 tahun. Menurut laporan media lokal, anak perempuan itu merupakan salah satu korbannya.

Setelah penangkapan Huckle, pihak berwenang menemukan lebih dari 20.000 foto dan video anak-anak dalam pose tidak senonoh, beberapa di antaranya direkam saat Huckle mencabuli mereka.

Mereka juga menemukan 'Pedopoints Ledger', sebuah game di mana dia mencabuli beberapa anak-anak dan mendapatkan poin dari tindakannya itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 hari lalu

Aktivis Greta Thunberg Ditangkap di Inggris saat Demo Pro-Palestina, Dijerat UU Terorisme

Nasional
10 hari lalu

KBRI London Adukan Bonnie Blue ke Pemerintah Inggris Buntut Hina Bendera Merah Putih

Megapolitan
11 hari lalu

Ini Langkah Puspadaya Pulihkan Anak Korban Dugaan Kekerasan Seksual

Megapolitan
11 hari lalu

Puspadaya Perindo dan Orang Tua Korban Harap Kasus Dugaan Pencabulan di Jakbar Diusut Tuntas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal