Pejabat Kesehatan India Positif Covid-19 Setelah Divaksin Corona, Ini Penjelasan Perusahaan Farmasi

Anton Suhartono
Bharat Biotech mengklarifikasi seorang pejabat kesehatan India terinfeksi virus corona setelah mendapat vaksin Covaxin (Foto: Reuters)

NEW DELHI, iNews.id - Menteri Kesehatan Negara Bagian Haryana , India, Anil Vij positif Covid-19 meskipun baru 2 pekan mendapatkan vaksinvirus corona. Perusahaan farmasi yang memproduksi vaksin pun angkat bicara.

Vaksin Covid-19 produksi Bharat Biotech, Covaxin, sedang menjalani uji coba klinis Fase 3 dan Anil merupakan salah satu relawan yang disuntik pada 20 November 2020.

Menurut Bharat Biotech, dalam pernyataan yang dikeluarkan Sabtu (5/12/2020), setiap orang yang mendapat vaksin akan mengalami kekebalan dari virus corona jika sudah mendapat dua dosis. Sedangkan Anil baru mendapatkan satu dosis.

Jarak pemberian antardosis adalah 28 hari. Itu pun antobodi pada tubuh tidak langsung terbentuk begitu dosis kedua diterima. Artinya, Covaxin dirancang untuk melindungi penggunanya 2 pekan setelah mereka menerima dosis kedua.

"Kemanjuran vaksin akan ditentukan 2 pekan setelah dosis kedua," bunyi pernyataan perusahaan yang berbasis di Hyderabad itu, seperti dikutip dari Xinhua, Minggu (6/12/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
14 jam lalu

Kaget! Pengemis Meninggal Dunia Tinggalkan Uang Ratusan Juta, Disumbang ke Masjid

16 jam lalu

Rekor! Kumpulan Catatan Mahatma Gandhi Terjual Rp30 Miliar dalam Lelang

2 hari lalu

RI Gandeng Lembaga Konservasi India Bangun 10 Rumah Sakit Bergerak untuk Satwa Liar

2 hari lalu

Terekam CCTV, Guru Tampar Murid SD di Kelas hingga Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal