Pejabat New York: Kiriman Paket Bom ke Obama-Clinton Adalah Aksi Teror

Nathania Riris Michico
Sindonews
Mantan Presiden AS Barack Obama dan Hillary Clinton. (Foto: Adrian Cadiz/DoD).

Komisaris polisi New York mengatakan, paket yang dikirim ke CNN berisi peledak aktif dan sebuah amplop berisi serbuk putih.

Gedung Putih mengutuk upaya serangan kekerasan terhadap tokoh-tokoh masyarakat. Wakil Presiden Mike Pence menyebut upaya serangan tersebut sebagai tindakan tercela.

Presiden Trump tidak mengeluarkan pernyataannya sendiri, namun me-retweet pesan Pence seraya menambahkan, "Saya setuju dengan sepenuh hati!"

Teror bom ini muncul beberapa hari setelah alat peledak ditemukan di kotak surat rumah miliarder liberal George Soros di Westchester County, New York.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
5 bulan lalu

Trump Senyum-Senyum Dijanjikan Nominasi Nobel Perdamaian oleh Musuh Bebuyutan Hillary Clinton

Internasional
5 bulan lalu

Musuh Bebuyutan! Mantan Ibu Negara AS Janji Nominasikan Trump Nobel Perdamaian, tapi...

Internasional
5 bulan lalu

Hubungan Renggang, Trump Pindahkan Foto Obama ke Pojokan Tangga Gedung Putih

Internasional
6 bulan lalu

Trump Tegaskan Akan Gugat Barack Obama Terkait Skandal Pilpres AS 2016

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal