Pelaku Penembakan Masjid Selandia Baru Kirim Email Kebencian dari Penjara

Anton Suhartono
Brenton Tarrant saat menjalani sidang dakwaan (Foto: AFP)

"Departemen mengakui kesalahan di sini. Orang ini seharusnya tidak dapat mengirim pesan kebenciannya dari balik pintu penjara," kata Ardern, dikutip dari AFP, Kamis (15/8/2019).

Kepala departemen kedisiplinan penjara Christine Stevenson meminta maaf dan heran bagaimana bisa Tarrant mengirim email.

"Saya ingin meminta maaf atas kesedihan yang disebabkan oleh hal yang dipengaruhi dari peristiwa tragis pada 15 Maret," ujarnya.

Atas kasus ini, lanjut Stevenson, hak-hak Tarrant ditangguhkan sementara sampai proses pemeriksaan.

"Kami benar-benar berkomitmen untuk memastikan bahwa dia tidak punya kesempatan untuk membuat bahaya atau kesusahan, baik secara langsung maupun tidak langsung," tuturnya.

Menteri Lembaga Pemasyarakatan Kelvin Davis mengatakan, sebelum kasus ii Tarrant mengirim sembilan surat dari dalam tahanan, dua untuk ibunya serta tujuh untuk temannya. Namun dua di antaranya tidak diperbolehkan keluar.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
25 hari lalu

Pembunuh 51 Jemaah Salat Jumat di Selandia Baru Ajukan Banding, Bawa-Bawa Trump

Nasional
1 bulan lalu

Ogah Bayar Makan dan Aniaya Kekasih, WNA Selandia Baru Diusir dari Bali

Nasional
4 bulan lalu

Prabowo Ingin Datangkan Guru dari Selandia Baru, Ajarkan Calon PMI Bahasa Inggris

Internasional
4 bulan lalu

Duh! Bocah 13 Tahun Telan 100 Magnet Neodymium, Berujung di Meja Operasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal