Pelaku Penembakan Massal di Fasilitas FedEx Ternyata Mantan Karyawan, Punya Gangguan Jiwa

Djairan
Polisi mengidentifikasi pelaku penembakan brutal di fasilitas logistik FedEx, Indianapolis, Amerika Serikat (AS) merupakan mantan karyawan. (Foto: Reuters)

Penembakan brutal oleh pelaku Hole terjadi pada Kamis (15/4/2021) waktu setempat di pusat operasi FedEx dekat Bandara Internasional Indianapolis setelah pukul 23.00 waktu setempat. Hanya dalam beberapa menit Hole menewaskan delapan pekerja lalu dia mengakhiri aksinya dengan bunuh diri.

Polisi datang ke lokasi tak lama setelah para korban sudah bergelimpangan. Para saksi mengatakan Hole melepaskan tembakan dengan senapan di tempat parkir lalu memasuki fasilitas FedEx dan terus menembak. Dia berjalan di sekitar korban baik di dalam maupun di luar gedung kemudian akhirnya menembak dirinya sendiri.

Pelaku tercatat sebagai mantan karyawan di fasilitas tersebut. Wakil Kepala Kepolisian Indianapolis, Craig McCartt mengatakan pelaku terakhir kali bekerja di pabrik itu menjelang akhir 2020. Hingga kini, polisi belum menentukan apakah pembunuhan itu terkait dengan kebencian rasial atau etnis.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Trump Sebut Akan Bertemu Kim Jong Un Bulan Depan

1 hari lalu

Presiden Pezeshkian Ngadu ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

2 hari lalu

Trump Bela Kesepakatan Solar dengan Rusia, Zelensky Murka: Putin Dapat Duit untuk Perang!

2 hari lalu

Trump: Iran Negara Gagal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal