Pemain Sepak Bola Myanmar Dihukum karena Selebrasi 3 Jari ala Demonstran di Liga Malaysia

Anton Suhartono
Hein Htet Aung dihukum tak bisa bermain dalam satu laga karena melakukan selebrasi 3 jari (Foto: Twitter)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Hein Htet Aung, pemain sepak bola Myanmar yang bermain untuk klub Selangor FC II di Liga Premier Malaysia (M-League), dijatuhi hukuman larangan bermain satu kali pertandingan. 

Dia dihukum karena melakukan selebrasi tiga jari, simbol digunakan demonstran Myanmar dalam menentang pemerintahan junta militer yang mengudeta Aung San Suu Kyi, dalam laga akhir pekan lalu. Saat itu timnya melawan PDRM FC.

Menampilkan simbol politik dalam pertandingan sepak bola dilarang di Malaysia, juga negara lain.

Hein dianggap melanggar Pasal 59 kode etik Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) Tahun 2015. Selebrasi tiga jarinya dianggap sebagai perbuatan tidak sportif.

Pasal 59 berisi larangan melakukan gerakan atau melontarkan perkataan yang menyerang dan menghina seseorang dengan cara apa pun atau berperilaku tidak sportif.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Health
3 hari lalu

Obat Crestor dan Lipitor di Indonesia Lebih Mahal dibanding Malaysia, Menkes Bongkar Faktanya!

Nasional
3 hari lalu

Menkes Tegaskan Pajak Bukan Biang Kerok Harga Obat di Indonesia Super Mahal

Nasional
3 hari lalu

Menkes Kaget Harga Obat RI 5 Kali Lebih Mahal dari Malaysia!

Internasional
8 hari lalu

PM Malaysia: Perang Timur Tengah Bisa Picu Krisis Dahsyat, Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal