Pemberian Vaksin Covid kepada Pasien di AS Lebih Lama dari Perkiraan, Kok Bisa?

Ahmad Islamy Jamil
Presiden terpilih AS, Joe Biden, menerima suntikan vaksin Covid pada Senin (21/12/2020) lalu. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Warga AS telah mulai mendapatkan vaksin Covid sejak Senin (14/12/2020) pekan lalu. Akan tetapi, upaya pemberian semua dosis vaksin yang disediakan pemerintah kepada para pasien di negara itu ternyata memakan waktu lebih lama dari perkiraan. 

“Komitmen yang bisa kami buat adalah menyediakan dosis vaksin. Sementara, seberapa cepat peningkatan imunisasi, suntikan di lengan, terjadi lebih lambat dari yang kami kira,” kata Kepala Penasihat Operation Warp Speed, Dr Moncef Slaoui, dikutip Reuters, Kamis (24/12/2020).

Untuk diketahui, Operation Warp Speed adalah wadah kemitraan antara Pemerintah Amerika Serikat dan sejumlah perusahaan swasta yang dibentuk untuk mempercepat produksi dan distribusi vaksin corona.

Operation Warp Speed akan mendistribusikan 4,67 juta dosis vaksin Covid buatan Pfizer Inc dan Moderna Inc minggu depan. Dengan begitu, total dosis yang dijadwalkan untuk dikirim tahun ini menjadi sekitar 20 juta dosis. 

Informasi itu seperti disampaikan Jenderal Angkatan Darat AS, Gustave Perna. Menurut dia, pengiriman 20 juta dosis pertama itu akan berlangsung terus-menerus hingga minggu pertama Januari. 

Petugas kesehatan di Amerika Serikat sejauh ini telah menyuntikkan sekitar 1 juta dosis vaksin. Jumlah itu baru sebagian kecil dari total vaksin yang telah didistribusikan, menurut data publik. Beberapa pejabat AS mengatakan, data vaksinasi datang terlambat beberapa hari.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
17 menit lalu

Inikah Alasan Mengapa Iran Menyerang UEA Membabi-buta?

Internasional
1 jam lalu

Prancis dan Uni Eropa Kompak Dukung Spanyol Lawan Ancaman AS soal Perang Melawan Iran

Internasional
2 jam lalu

Intelijen AS Ungkap Serangan Besar-besaran ke Iran Tak Akan Beri Efek Perubahan Rezim

Internasional
2 jam lalu

AS Akan Intervensi Pemilihan Pemimpin Iran yang Baru, Tak Ingin Rezim Berulang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal