Pembicaraan Gencatan Senjata Gagal, Faksi yang Berseteru di Sudan Bentrok Lagi

Umaya Khusniah
Dua faksi yang bertikai di Sudan terlibat bentrok lagi. (Foto: Reuters)

"Washington menjatuhkan sanksi pada bisnis milik tentara dan RSF. AS pun mengancam tindakan lebih lanjut jika pihak itu terus menghancurkan negara mereka," menurut seorang pejabat senior AS.

Duta Besar Sudan untuk Washington, Mohamed Abdallah Idris mengatakan, pemerintah dan tentara tetap berkomitmen penuh pada pakta gencatan senjata. Hukuman apa pun harus dikenakan pada pihak yang tidak mematuhi apa yang ditandatangani. 

Kedua belah pihak saling menyalahkan atas pelanggaran gencatan senjata. Sejak penggulingan penguasa lama Omar al-Bashir pada 2019, pemerintah Sudan dipimpin oleh dewan kedaulatan di bawah panglima militer Abdel-Fattah al-Burhan. Kepala RSF, Mohamed Hamdan Dagalo, yang dikenal sebagai Hemedti menjadi wakilnya.

Setelah mereka berperang pada 15 April, Burhan mengatakan dia telah memecat Hemdti dari dewan. Departemen pemerintah tetap bersekutu dengan tentara.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
23 hari lalu

Biadab! Pasukan Pemberontak Bom Masjid di Sudan saat Anak-Anak Belajar Alquran

Internasional
27 hari lalu

Horor! Serangan Drone Milisi RSF di Sudan Tewaskan 24 Orang, Termasuk 8 Anak

Internasional
30 hari lalu

Dubes Sudan Ungkap Negaranya Diacak-acak Asing karena Kaya Sumber Daya Alam

Internasional
3 bulan lalu

Perang 2 Tahun Bikin Ekonomi Sudan Kembali ke Zaman Kuno

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal