Pembunuh Berantai yang Siksa dan Mutilasi 11 Wanita China Dieksekusi

Nathania Riris Michico
Gao Chengyong melakukan pembunuhan-pembunuhan sadis di China. (Foto: Reuters)

Pembunuhan berikutnya mengikuti pola yang sama: menyasar perempuan muda yang hidup sendirian.

Dilaporkan Beijing Youth Daily, Gao juga memotong sebagian organ reproduksi korbannya. Korbannya yang paling muda berusia delapan tahun.

Sesudah serangkaian serangan pembunuhan itu, perempuan di Kota Baiyin tidak ada lagi yang berjalan sendirian di jalanan tanpa ditemani oleh sanak atau teman laki-laki.

Rangkaian pembunuhan itu berhenti pada 2002, namun baru beberapa tahun kemudian sebuah terobosan datang, melalui sebuah kebetulan.

Saat itu seorang paman dari Gao ditangkap karena tindak pidana ringan. Dia memberikan sampel DNA.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
3 hari lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

6 hari lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

6 hari lalu

Sinopsis Microdrama Bayi Jenius dan Istri Miliarder, Ada Plot Twist di Akhir!

7 hari lalu

Kisah 900 Siswa SMA Nepal Lolos dari Terjangan Banjir, Bus Terakhir Nyaris Dihantam Gelombang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal